Sabtu, 08 November 2014

tugas ilmu budaya dasar manusia dan penderitaan

manusia dan penderitaan


oleh :

Nama : Arum Fajar Ing Tyas
Kelas  : 1PA15
Npm   : 11514692


Fakultas Psikologi Universitas Gunadarma
2014



Manusia dan  penderitaan

6.1 pengertian penderitaan

a.  pengertian penderitaan
Penderitaan adalah bahasa yang sering kita dengar. Penderitaan berasal  dari kata derita.Kata derita berasal dari bahasa Sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. penderitaan bisa bersifat lahir dan bersifat batin. Setiap manusia memiliki penderitaan yang berbeda –beda. Manusia dikatakan menderita apa bila dia memiliki masalah, depresi karena tekanan hidup, dan lain lain.

b. contoh penderitaan
ada beberapa contoh dari penderitaan adalah :
1.      Kehilangan orang tua
2.      Putus pekerjaan
3.      Kemiskinan
4.      Bencana
5.      Kecelakaan

6.2 siksaan

a. pengertian siksaan
Penderitaan biasanya di sebabkan oleh siksaan. Baik fisik ataupun jiwanya.Siksaan atau penyiksaan (Bahasa Inggris: torture) digunakan untuk merujuk pada penciptaan rasa sakit untuk menghancurkan kekerasan hati korban. Segala tindakan yang menyebabkan penderitaan, baik secara fisik maupun psikologis, yang dengan sengaja dilakukkan terhadap seseorang dengan tujuan intimidasi, balas dendam, hukuman, pemaksaan informasi, atau mendapatkan pengakuan palsu untuk propaganda atau tujuan politik dapat disebut sebagai penyiksaan. Siksaan dapat digunakan sebagai suatu cara interogasi untuk mendapatkan pengakuan. Siksaan juga dapat digunakan sebagai metode pemaksaan atau sebagai alat untuk mengendalikan kelompok yang dianggap sebagai ancaman bagi suatu pemerintah.Arti siksaan, siksaan berupa jasmani dan rohani bersifat psikis, kebimbangan, kesepian, ketakutan.

b. phobia
phobia adalah rasa takut yang terlalu dibesar-besarkan, yang sebenarnya tidak ada perlunya. Ada juga yang menyebut phobia adalah rasa ketakutan yang berlebihan pada sesuatu hal atau fenomena. Fobia bisa dikatakan dapat menghambat kehidupan orang yang mengidapnya. Bagi sebagian orang, perasaan takut seorang pengidap fobia sulit dimengerti. Itu sebabnya, pengidap tersebut sering dijadikan bulan bulanan oleh teman sekitarnya.

c. contoh  siksaan yang sifatnya psikis
Siksaan Yang Sifatnya Psikis :
Kebimbangan.
memiliki arti tidak dapat menetukan pilihan mana yang akan dipilih.
Kesepian.
merupakan rasa sepi yang dia alami pada dirinya sendiri / jiwanya walaupun ia dalam lingkungan orang ramai.
Ketakutan.
adalah sebuah sesuatu yang tidak dinginkan yang dapat menyebabkan seseorang mengalami siksaan batin. Bila rasa takut itu dibesar – besarkan tidak pada tempatnya, maka disebut sebagai phobia.
d. penyebab perasaan takut
   penyebab seseorang merasakan ketakutan, antara lain:
1.      Claustrophobia dan agrophobia adalah rasa takut terhadap ruangan tertutup.
2.      Gamang adalah rasa takut akan tempat yang tinggi.
3.      Kegelapan adalah rasa takut bila seseorang berada di tempat gelap.
4.      Kesakitan merupakan ketakutan yang disebabkan oleh rasa sakit yang akan dialami.
5.      Kegagalan ketakutan dari seseotang disebabkan karena merasa bahwa apa yang akan dijalankan mengalami kegagalan.
6.3 kekalutan mental
a. pengertian kekalutan mental
Penderitaan batin dalam ilmu psikologi dikenal sebagai kekalutan mental. Secara lebih sederhana kekalutan mental adalah gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang bersangkutan bertingkah laku secara kurang wajar. 
b. gejala kekalutan mental
Gejala-gejala permulaan pada orang yang mengalami kekalutan mental adalah sebagai berikut :
1.      nampak pada jasmani yang sering merasakan pusing, sesak napas, demam, nyeri pada lambung
2.      nampak pada kejiwaannya dengan rasa cemas, ketakutan, patah hati, apatis, cemburu, mudah marah.
3.      Selalu iri hati dan curiga, ada kalanya dihinggapi khayalan, dikejar-kejar sehingga dia menjadi sangat agresif, berusaha melakukan pengrusakan atau melakukan detruksi diri dan bunuh diri.
4.      Komunikasi sosial putus dan ada yang disorientasi social
5.      Kepribadian yang lemah atau kurang percaya diri sehingga menyebabkan yang bersangkutan merasa rendah diri, ( orang-orang melankolis)
6.      Terjadinya konflik sosial – budaya akibat dari adanya norma yang berbeda antara dirinya dengan lingkungan masyarakat.



Sumber :
mustopo habib, 1983, ilmu budaya dasar kumpulan essay- manusia dan budaya dasar, usaha nasional, surabaya







tugas ibd manusia dan keindahan

manusia dan keindahan



oleh :

Nama : Arum Fajar Ing Tyas
Kelas : 1PA15
Npm  : 11514692


Fakultas psikologi universitas gunadarma 
2014




Manusia dan keindahan



5.1  keindahan

a. pengertian keindahan
keindahan adalah sesuatu kesatuan hubungan- hubungan yang formal dari pada pengamatan yang dapat menimbukan rasa senang atau keindahan itu merangsang timbulnya rasa senang tanpa pamrih pada subyek yang melihatnya, dan bertumpu pada ciri-ciri yang terdapat pada obyek yang sesuai dengan rasa senang tersebut.

b. keindahan sebagai suatu kualitas abstrak dan sebagai sesuatu benda yang indah

 

Keindahan sebagai suatu kualitas abstrak (Beauty as an abstract quality) menggambarkan sesuatu yang kontemporer dan bersifat nonrealistic di mana sang pencipta karya menggambarkan sesuatu yang tidak bisa dimengerti secara umum dan tidak sesuai dengan realita. Keindahan sebagai kualitas abstrak menggambarkan suatu bentuk dalam yang keindahan di mana keindahan tersebut bersifat eksklusif dan hanya dapat dimengerti oleh orang yang menciptakan keindahan tersebut berdasarkan apa yang dipahaminya.
Sedangkan keindahan sebagai sebuah benda tertentu yang indah adalah keindahan yang memiliki konsep pemahaman dan nilai yang berbeda dengan kualitas abstrak di mana benda yang dimaksud dalam hal ini adalah sesuatu yang mewakili keindahan secara umum dan dapat dengan mudah diterima maupun dipahami oleh masyarakat.

c. keindahan dalam arti seluas
Keindahan dalam arti luas merupakan pengertian semula dari bangsa Yunani dulu yang didalamnya tercakup pula kebaikan. Plato misalnya menyebut tentang watak yang indah dan hukum yang indah, sedang Aristoteles merumuskan keindahan sebagai sesuatu yang selain baik juga menyenangkan. Plotinus menulis tentang ilmu yang indah, kebajikan yang indah. Orang Yunani dulu berbicara juga tentang buah pikiran yang indah dan adat kebiasaan yang indah. Tapi bangsa Yunani juga mengenal keindahan dalam arti estetis yang disebutnya “symetria” untuk keindahan berdasarkan penglihatan dan harmonia untuk keindahan berdasarkan pendengaran. Jadi pengertian keindahan seluas-luasnya meliputi :
· keindahan seni
· keindahan alam
· keindahan moral
· keindahan intelektual

d. nilai estetik
Nilai yang berhubungan dengan segala sesuatu yang tercakup dalam pengertian keindahan disebut nilai estetik.Dalam bidang  filsafat, istilah nilai seringkali dipakai sebagai suatu kata benda abstrak yang berarti keberhargaan (worth) atau kebaikan (goodness). Pembahasan lebih lanjut mengenai estetika adalah sebuah filosofi yang mempelajari nilai-nilai sensoris yang kadang dianggap sebagai penilaian terhadap sentimen dan rasa. Estetika merupakan cabang yang sangat dekat dengan filosofi seni.

e. perbedaan nilai ekstrinsik dan intrinsik
nilai ekstrinsik adalah sifat baik dari suatu benda sebagai alat atau sarana untuk seseuatu hal lainnya (instrumental/contributory value), yakni nilai yang bersifat sebagai alat atau membantu. Sedangkan nilai intrinsik adalah sifat baik dari benda  yang bersangkutanatausebgai tujuan ataupun demi kepentingan benda itu sendiri.
NILAI EKSTRINSIK
NILAI INTRINSIK
Kualiti yang diterima atau ditolak sebagai alat mencapai sesuatu matlamat.
Kualiti yang diterima atau ditolak semata-mata kerana ia baik atau buruk tanpa mengambil kira kesannya.
Bergantung pada nilai lain untuk mencapai sesuatu matlamat.
Tidak bergantung pada nilai lain Nilai peringkat kedua, misalnya berani, rajin dan hormat menghormati.











5.2 renungan

Renungan berasal dari kata renung artinya memikirkan sesuatu jadi Renungan adalah pembicaraan diri kita sendiri atau pembicaraan dalam hati kita tentang suatu hal
1.Teori Pengungkapan Dalil dari teori ini ialah bahwa “Art is an expression of human feeling” (Seni adalah suatu pengungkapan dari perasaan manusia). Tokoh teori ekspresi yang paling terkenal ialah filsuf Italia Benedeto Croce (1886-1952) dengan karyanya yang telah diterjemahkan kedalam bahasa Inggris.
2.Teori Metafisik Merupakan salah satu teori yang tertua, yakni berasal dari Plato yang karya-karya tulisannya untuk sebagian membahas estetik filsafati, konsepsi keindahan dan teori seni. Seniman besar adalah seseorang yang mampu dengan perenungannya itu menembus segi-segi praktis dari benda-benda di sekelilingnya dan sampai pada makna yang dalam, yakni memahami ide-ide dibaliknya.
3.Teori Psikologis Salah satunya ialah teori permainan yang dikembangkan oleh Freedrick Schiller (1757-1805) dan Herbert Spencer (1820-1903). Seni merupakan semacam permainan y menyeimbangkan segenap kemampuan mental manusia berhubungan dengan adanya kelebihan energi yang harus dikeluarkan.

5.4 keserasian

 Keserasian yaitu perpaduan antara dua objek entah itu benda ataupun makhluk hidup yang berbeda namun berjalan dan bergerak ataupun terlihat sangat indah sehingga banyak mata yang ingin melihat,karena perbedaan nya yang mebuat objek tersebut menjadi Indah.Apabila di pisahkan maka tidak akan terlihat indah.
Dalam keserasian ada 2 teori yaitu :
   a. teori objectif dan subjectif
·                     Teori Objectif berpendapat bahwa keindahan atau ciri-ciri yang menciptak nilai             estetika adalah sifat (kulitas) yang memang melekat dalam bentuk indah yang bersangkutan, terlepas dari orang yang mengamatinya.Pendukung teori objectif adalah Plato, Hegel 
·                     Teori Subjectif menyatakan bahwa ciri-ciri yang menciptakan keindahan suatu benda itu tidak ada, yang ada hanya perasaan dalam diri sesorang yang mengamati suatu benda. Pendukung nya adalah Henry Home, Earlof Shaffesburry 
        b.Teori Perimbangan
    Dalam arti yang terbatas yakni secara kualitatif yang di ungkapkan dengan angka-angka,    keindahan hanyalah kesan yang subjectif sifatnya dan berpendapat bahwa keindahan sesungguhnya tercipta dan tidak ada keteraturan yakni tersusun dari daya hidup, penggembaraan, dan pelimpahan.
   Teori pengimbangan tentang keindahan dari bangsa Yunanai Kuno dulu dipahami dalam arti terbatas, yakni secara kualitatif yang diungkapkan dengan angka-angka. Keindahan dianggap sebagai kualita dari benda-benda yang disusun (mempunyai bagian-bagian). Hubungan dari bagian-bagian yang menciptakan keindahan dapat dinyatakan sebagai perimbangan atau perbandingan angka-angka.
  
Sumber :
                                                                                                             
mustopo habib, 1983, ilmu budaya dasar kumpulan essay- manusia dan budaya dasar, usaha nasional, surabaya



tugas ilmu budaya dasar manusia dan cinta kasih

Manusia dan Cinta Kasih



oleh :

Nama : Arum fajar ing tyas
Npm  : 11514692
Kelas : 1PA15


FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS GUNADARMA 
2014





Manusia dan cinta kasih



4.1  pengertian cinta kasih

a.penegertian cinta kasih
 Cinta adalah sikap, suatu orientasi watak yang menentukan hubungan pribadi dengan dunia keseluruhan, bukan menuju sesuatu objek cinta. Sedangkan kasih adalah perasaan belas kasih kepada makhluk hidup (manusia). Jadi dapat diartikan, cinta kasih adalah suatu perasaan manusia yang berdasarkan pada ketertarikan pada makhluk hidup (manusia) yang juga didasari oleh rasa belas kasih.

b. 3 unsur dalam cinta :
Dr. Sawito W. Sarwono mengemukakan bahwa cinta memiliki 3 unsur, yaitu
1.      Ketertarikan
Ketertarikan adalah perasaan untuk hanya untuk bersama dia, segala prioritasnya hanya untuk dia.
2.      Keintiman
Keintiman adalah adanya kebiasaan-kebiasaan dan tingkah laku untuk menunjukkan bahwa seseirang itu dengan lainnya tidak ada jarak lagi.
3.      Kemesraan
Kemesraan adalah adanya rasa ingin mengenal lebih dekat dengan perilaku saling bersentuhan maupun dengan ucapan atau kata-kata yang lebih mendalam

c. gambar segitiga cinta
Kadang-kadang ada yang keterikatannya sangat kuat, tetapi keintiman atau kemesraannya kurang. Cinta seperti itu mengandung kesetiaan yang amat kuat, kecemburuannya besaar, tetapi dirasakan oleh pasangannya sebagai dingin atau hambar, karena tidak ada kehangatan yang ditimbulkan kemesraan atau keintiman. misalnya cinta sahabat karib atau saudara kandung yang penuh dengan keakraban, tetapi tidak ada gejolak-gejolak mesra dan orang yang bersangkutan masih lebih setia kepada hal-hal lain pada partnernya.




d. tingkatan dalam cinta
adapun 3 tingkatan dalam cinta adalah :
1.      Cinta kepada tuhan adalah cinta yang tingkatannya yang paling tinggi
2.      Cinta kepada orangtua, anak, saudara, istri, suami atau kerabat adalah cinta tingkat menengah.
3.     Cinta tingkat rendah adalah cinta yang lebih mengutamakan cinta keluarga, kerabat, harta, dan tempat tinggal.

4.2 cinta menurut agama islam
a. bentuk cinta dalam agama islam :
1. Cinta kepada thagut: Syetan atau sesuatu yang disembah selain Tuhan.
2. Cinta berdasarkan hawa nafsu.
3. Cinta yang lebih mengutamakan kecintaan pada orang tua, anak, istri, perniagaan dan tempat tinggal.

b. ayat dalam al-qur’an tentang cinta

1.  dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang.”  Surat Ar-Rum (30) :21,
2. Rasûlullâh saw bersabdaCintailah kekasihmu sewajarnya saja karena bisa saja suatu saat nanti ia akan menjadi orang yang kamu benci. Bencilah sewajarnya karena bisa saja suatu saat nanti ia akan menjadi kekasihmu. (HR. Al-Tirmidzi).

4.3 kasih sayang

a. pengertian kasih sayang
ksih sayang merupakan suatu hal yang lahir dalam diri manusia sendiri. Kasih sayang membutuhkan keternukaan, pengertian, keterbukaan, pengorbanan, tanggung jawab , perhatian dan sebagainya.

b.  Macam-macam cinta kasih dari orang tua :
1. Orang tua bersifat aktif, si anak bersifat pasif.
2. Orang tua bersifat pasif, si anak bersifat aktif.
3. Orang tua bersifat pasif, si anak bersifat pasif.
4. Orang tua bersifat aktif, si anak bersifat aktif.
c. contoh- contoh kasih sayang
ada beberapa cotoh kasih sayang antara lain :
1.      Kasih sayang dan perhatian orang tua terhadap anakanya.
2.      Seorang sahabat yang selalu ada disaat apapun saat sahabatnya  membutuhkan.

4.4  Kemesraan
a. pengertian kemesraan
kemesraan berasal dari kata yang berarti sangatlah erat (karib). Mesra juga dapat diartikan sebgao suatu proses hubungan yang erat. Secara istilah, kemesraan dapat diartikan sebgai suatu keadaan dimana kita memiliki hubungan yang erat kepada seseorang, dan kita merasa sangat nyaman bila dekat dengan nya.

b. puisi tentang kemesraan
Saat kau pegang jemariku
Seakan berhenti detak jantungku
Saat kau tatap mataku
Seakan gelegar membuncah darahku

Oh bunga
Terbang semerbak mengalun


Warna warni berkejar kejar
Semerbak aromamu menusuk kalbu
Hias indah hari bersamamu

Hati ini
Tubuh ini
Raga ini
Jiwa ini
Seakan melekat abadi

Kumbang berkejar kejar
Kupu-kupu hinggap terbang
Iringi hari penuh arti
Saat rasa hinggapi hati
Saat kita memadu kasih

Tiada hari seindah ini
Kita curahkan rasa sejati
Memadu kasih jauh mendalami
Tuk arungi rasa tak terganti

(phyto 2013) 
 


4.5 pemujaan
Pemujaan adalah dimana kita memuja atau mengagungkan sesuatu yang kita senangi. Pemujaan dapat dilakukan dalam berbagai aspek seperti memuja pada leluhur, memuja pada agama tertentu dan kepercayaan yang ada.
4.6 Belas kasihan
a. pengertian belas kasih
Belas kasihan, welas asih, atau kepedulian adalah emosi manusia yang muncul akibat penderitaan orang lain. Lebih kuat daripada empati, perasaan ini biasanya memunculkan usaha mengurangi penderitaan orang lain.

b. Cara menumpahkan belas kasih
Begitu banyak cara yang dapat dilakukan bagi kita untuk menunujukkan kepedulian kita kepada orang lain . Kita dapat menumpahkan belas kasih dalam bentuk sebuah materi dan sebuah non materi , belas kasih berupa materi biasanya berbentuk suatu benda yang dapat membantu dalam kehidupannya dan belas kasih dalam non materi dapat berupa sebuah jasa atau sebagainya yang membantunya kearah yang lebih baik .

Yatim piatu, orang-orang jompo yang tidak mempunyai ahli waris, pengemis yang benar-benar tidak mampu bekerja.orang sakit dirumah sakit, orang cacat, masyarakat kita yang hidup menderita dan sebagainya adalah orang-orang yang wajib mendapatkan sebuah belas kasih karena di jaman seperti sekarang ini sudah jarang sekali individu yang menaruh belas kasih kepada orang-orang tersebut .

Intinya  belas kasih memiliki definisi dan penerapan yang luas , sekarang tinggal kita yang mengamalkan dari sebuah kata belas kasih itu . Apakah kita mampu memberikan suatu hal yang bermanfaat bagi orang lain sehingga apa yang kita lakukan itu menjadi sebuah tinta emas yang pernah kita lakukan dan semoga dengan pembahasan kali ini kita menjadi pribadi yang mudah memberikan belas kasihnya kepada siapa saja yang membutuhkan jasa kita .


4.7 cinta kasih erotis
Cinta erotis adalah mendambakan peleburan, penyatuan dengan seseorang pribadi lainnya. Cinta ini bersifat eksklusif dan tidak universal. Cinta erotis sering dicampurbaurkan dengan pengalaman yang meledak karena jatuh cinta diantara dua orangyang masih asing, setelah keduanya saling mengenal pribadi yang dicintai menjadi pribadi yang dikenal seperti dirinya.

Sumber :
mustopo habib M, 1983, ilmu budaya dasar kumpulan essay-manusia dan budaya, usaha nasional, surabaya



Sabtu, 01 November 2014

tugas ilmu budaya dasar "konsepsi ilmu budaya dssar"


Konsepsi Ilmu Budaya Dasar Dalam Kesusastraan





oleh :

Arum Fajar Ing Tyas

1PA15

NPM : 11514962






Fakultas Psikologi
Universitas Gunadarma
2014




Konsepsi Ilmu Budaya Dasar dalam Kesusastraan


3.1 Pendekatan kesusastraan

a.       Pengertian seni dan sastra
Pengertian seni menurut beberapa  ahli:
1.      Alexander baum garton
Seni adalah  keindahan dan seni adalah tujuan yang positif menjadikan penikmatan merasa dalam kebahagiaan.

2.      Ki hajar dewantara
Seni merupakan hasil keindahan sehingga dapata menggerakkan perasaan indah orang yang melihatnya, oleh karena itu perbuatan manusia yang dipengaruhi dapat menimbulkan perasaan indah itu seni.

b.      Pengertian sastra
Secara etimologis sastra berasal dari bahasa sansekerta, dibentuk dari akar kata sas yang berarti mengarahkan, mengajar dan memberi petunjuk. Akhiran tra yang berarti alat untuk mengajar, buku petunjuk.

- sastra dapat diperoleh dari berbagai gubahan yang mengungkapkan nilai budaya yang menjadikan komponen penting dalam pengajaran ilmu budaya dasar.
3.2 Ilmu Budya Dasar yang dihubungkan dengan prosa
a. pengertian prosa
prosa adalah jeni tulisan yang dibedakan dengan puisi karena variasi ritme yang dimilikinya lebih besar, serta bahasanya yang lebih sesuai dengan arti leksiknya.
b.jenis-jenis prosa
prosa biasanya dibagi menjadi empat jenis yaitu :
1.      Prosa naratif
2.      Prosa deskriptif
3.      Prosa eksposisi
4.      Prosa argumentatif
c.       Prosa terbagi menjadi dua yaitu prosa kuno dan prosa baru :
-          Adapun komponen prosa kuno adalah :
1.      Dongeng
2.      Hikayat
3.      Sejarah
4.      Epos
5.      Cerita pelipur lara
-          Adapun komponen prosa baru adalah :
1.      Cerita pendek
2.      Roman atau novel
3.      Biografi
4.      Kisah
5.      Otobiografi

3.3 Nilai-nilai dalam prosa fiksi
a. Pengertian prosa fiksi
prosa fiksi adalah cerita rekan dan didefinisikan sebagai “bentuk cerita atau prosa kisahan yang mempuyai pemeran, lakuan, peristiwa dan laur yang dihasilkan oleh dayabkhayal atau imajinasi “ (saad&moeliono, I :20)
b. Nilai- nilai dalam prosa fiksi
  -  prosa fiksi memberikan kesenangan
Keistimewaan yang diperoleh dari membaca fiksi adalah pembaca mendapatkan pengalaman sebagaimana jika mengalamiya sendiri peristiwa atau kejadian yang dikisahkan.
-          Prosa fiksi memberi informasi
Fiksi memberi sejenis informasi yang tidak terdapat didalam ensiklopedia. Jika kita memerlukan suatu fakta, maka kita dapat membuka buku tetapi jika kita memerlukan wawasan yang berbeda dari apa yang ada didalam fakta maka kita harus memilih sastra. Dari sastra mungkin kita akan mendapatakan sesuatu yang mungkin diluar perhatian kita.

-          Prosa fiksi memberikan warisan kulutural
Prosa fiksi dapat memstimulasi ibaginasi dan merupakan sarana bagi pemindah yang tak henti – hentinya dari warisan budaya bangsa.

-          Prosa fiksi memberikan keseimbangan wawasan
Lewat prosa fiksi seseorang dapat menilai khidupan berdasarkan pengalaman – pengalamanya dengan banyak individu. Fiksi juga memu gkinkan lebih bayak kesempatan untuk memilih respon – respon emosisonal atau rangkaian aksi yang mungkin sangat berbeda daripada apa yang disajikan oelh kehidupan sendiri

c.Karya sastra
Karya sastra biasanya terbagi dalam dua jenis yaitu :
1.      Karya sastra fiksi
Contoh : prosa, puisi dsn drama
2.      Karya sastra non fiksi
Contohnya: biografi, autobiografi, esai dan kritik sastra
d.contoh prosa
salah satu contoh prosa adalah hikayat. Salah satu contoh hikayat adalah “hikayat puteri”
"hikayat puteri"
Tersebutlah kisah seorang puteri yang sangat rupawan. Diceriterakan dari mulut ke mulut akan kisah ini, sehinggalah sampai ke pendengaran beta tika warkah ini ditulis. Buat sekalian rakyat jelata yang beta kasihi, ambillah ikhtibar darinya. Jangan sesekali kamu alpa dan leka kerana kelak akan membinasakan kalian. Belajarlah dari setiap sesuatu kerana sesungguhnya tidaklah sesuatu kejadian itu berlaku tanpa tuju. Pasti, meski lambat mahupun cepat akan terlihat juga oleh sekalian kamu akan firasat bentuknya. Sehinggakan waktu itu, maka percayalah wahai kalian rakyat jelata. Tetapkanlah qiammu dan turutilah pesanku ini seperti pesan-pesan cendikiawan terdahulu. Dan sesungguhnya telah Allah si Tuhan yang menciptakan sekalian langit dan bumi ini telahpun berfirman di dalam kitab suci Al-Quran Al-Karim, "Bacalah dengan nama Tuhanmu yang Maha Pemurah lagi Maha Mengasihani." Dan kerana itulah, percayalah wahai sekalian rakyat jelata akan pesanku ini. Berbuat baiklah kamu dengan pesan berpesan, sesungguhnya inilah jalan yang diredhai.
Seorang puteri telah dilahirkan di istana kayangan. Dikhabarkan, puteri itu sangat cantik rupanya. Rambutnya lurus panjang, lembut terbelai. Alisnya tebal dan matanya galak memandang tajam. Keras lakunya berselingan manja, tahu menjaga diri malah santun juga tidak terabai. Baik budi dan bersifat mulia membuatkan sang puteri menjadi igauan seluruh yang memandang. Malah kerana perinya itu, Puteri disayangi sekalian jelata-tua dan muda, miskin dan kaya. Dan berlimpahanlah sang puteri itu dengan senyuman dek kerana bahagia.
Wahai sekalian rakyatku,
Aku ini bukan seperti puteri itu. Kadangkala aku mungkin berlaku zalim kepada kalian. Kadangkala aku kurang fasih terhadap masalah semua darimu. Namun ketahuilah wahai jelataku, ikhlasku memimpin kalian kerana Allah Taala. Sebaik-baik urusan telah aku serahkan kepadaNya. Maka hendaklah kalian bersabar, jika cara fikirku tidak seperti kehendak kalian kerana sebenar-benar ajaran, telah aku timbang-tara sebaik-baik keputusan sebelum berbuat sesuatu. Selaku pemerintah, aku bermohon agar percaya kalian masih teguh setia atas pundakku.
Maka kerana itu sekalian rakyatku, perihal puteri itu mahu aku teruskan. Dengarlah dengar sabar setiap patah bicaraku.
Dan pada suatu hari, telah datanglah fitnah kepada sang Puteri bahawa hidupnya telah disumpah semenjak dilahirkan. Maka dengan linang tangis, sang Puteri di hantar ke dunia untuk mencari penawar. Syahadan maka bersyaratlah jejak langkahnya ke bumi. Akan syarat yang pertama, sang puteri perlulah berhidup dengan aman dan damai tanpa suara. Seterusnya syarat kedua, sang Puteri perlulah mencari sebenar-benar maksud cinta. Sesudah itu akan datanglah cahaya dekat kepadanya, membawa pulang ke kerabatnya di kayangan.
Arakian, maka diwaktu lainnya ada pula seorang jejaka yang sangat kuat tenaganya. Susuknya sangat gagah dan pejar. Suaranya lantang menentang salah. Katanya sangat berbisa namun penawar bagi hati sekalian manusia yang berduka. Jejaka ini namanya Inderawan. Wajahnya sangat kacak. Kulitnya meski tidak halus, namun manis air wajahnya terserlah. Inderawanlah seorang manusia yang telah dikurniakan makrifat semenjak lahirnya. Tahunya akan firasat dan penakkulan. Dan kerana kelebihannya itulah hidupnya menjadi tumpu sekalian umat. Namun, dia langsung tidak pernah lupa akan tingi rendah duduknya. Dia bukanlah sezuhud mana, tapi dia menjaga pendangannya. Dia merendahkan dabik dadanya kerana rasa takut kepada sang Pencipta.
Maka setelah berada di bumi, Puteri itu sejenak itu juga terus menjadi bisu. Maka tanpa ada hala tuju mahu bertanya, sang Puteri mengikut saja langkah kaki sehingga akhirnya terjumpa dengan seorang nenek. Nenek ini namanya Nek Yan. Nenek ini sudah tua, sudah bertongkat dan bongkok enam. Namun seperti ada kuasa, nenek ini masih mampu menyusun langkah meski perlahan. Maka bertangisanlah sang Puteri kerana lapar dan dahaga yang terlalu amat.
Malangnya tidaklah diketahui oleh si nenek ini akan kehendak puteri tersebut. Oleh kerana itu maka segeralah si nenek ini mencari Inderawan. Pada kala bertemu pandang, Inderawan sudah dapat membaca firasatnya secara terang. Maka disembunyikanlah segala kekagumannya di dalam hati sahaja, takut-takut kalau mendatangkan curiga pada sekalian yang tidak memahami kuasa penciptaan langit dan bumi. Tugasnya sangat berat mahu memikul agar Agama Islam tidak disalah tafsirkan.





3.4  Ilmu Budaya Dasar yang dihubungkan dengan puisi

a.       Pengertian puisi
Puisi adalah seni tertulis dimana bahasa yang diunakan untuk kualitas estetikanya untukk tamabahan, atau selain arti semantiknya.

b.      Kreativitas penulis puisi
Seorang penyair dalam puisinya dapat merupakan analaogi, koresponden atau mirip dengan alam lahir. Para penyair atau penulis puisi dapat mengungkapkan berbagai ekspresi pemikiran yang ada dalam fikirannya melalui kreativitasnya dalam puisi. Puisi biasanya juga merupakan ungkap refleksi perasaan yang dirsakanoleh si penulis.

c.       Alasan – alasan yang medasari penyajian puisi dalam IBD
Adapun alasan yang mendsari penyajian puisi dalam pelajaran IBD adalah :
1.      Hubungan puisi dengan pengalaman hidup manusia
2.      Puisi dan kesadaran individual
3.      Puisi dan keinsyafan sosial
4.      Puisi dan nilai-nilai

d.      Contoh puisi

Hujan luka

Tetesan hujan mengiringi air mata..
Menetes jauh tanpa suara
Merasakan sakitnya luka.. yang indah hanya mimpi belaka

Karya : ayunia roro





Referensi :

Mustopo, habib, 1983, ilmu budaya dasar kumpulan essay-  manusia dan budaya, usaha nasional, surabaya
http://www.kapasitor.net/ms/cerpen/post/1947-hikayat-puteri